Gotong royong kebersihan Pantai Panjang

Bengkulu – Sesuai arahan dari Bapak Nopian Andusti selaku Sekda Provinsi Bengkulu, maka hari jumat tanggal 27 Juli 2018 jam 08.00 pagi dilakukan kegiatan kebersihan Pantai Panjang oleh seluruh karyawan/i OPD Pemerintah Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan sampah di sepanjang Pantai Panjang dan juga sampah yang telah sampai ke jalan karena gelombang tinggi yang melanda Bengkulu dalam 3 hari terakhir.

Kegiatan ini di pimpin langsung oleh Bapak Sekda Provinsi Bengkulu dan didampingi oleh para kepala OPD Provinsi Bengkulu serta di ikuti oleh karyawan/i Pemerintah Provinsi Bengkulu. Gotong royong ini berjalan aman dan lancar. Anggota Satpol PP Provinsi Bengkulu ikut berpartisipasi dalam kegiatan bersih pantai ini.

 

Penertiban pedagang di atas trotoar

Bengkulu – Hari senin tgl 30 Juli 2018 pukul 09.00 pagi, Satpol PP Provinsi Bengkulu dan Satpol PP kota Bengkulu melakukan penertiban pedagang musiman di sepanjang trotoar Stadion Semarak. Penertiban ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar untuk para pejalan kaki dan bukan tempat untuk berjualan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kabid Perda Satpol PP Provinsi Bengkulu dan Kasatpol PP Kota Bengkulu didampingi oleh Kabid SDA dan Kabid Trantibum Satpol PP Provinsi Bengkulu serta para anggota Satpol PP lain nya.

Penertiban ini berjalan lancar dan aman. Para penjual durian, penjual bendera serta para pedagang lain nya pun mengerti untuk tidak berjualan di atas trotoar lagi. Karna hal ini melanggar Peraturan Daerah tentang jalur hijau yang harus bersih dari para pedagang. Selain itu hal ini juga menyebabkan kemacetan lalu lintas karena masyarakat yang membeli memarkirkan kendaraan nya di badan jalan.

Anggota Satpol PP stand bye 24 jam penuh untuk memastikan para pedagang tidak kembali berjualan di atas trotoar.

Bengkulu waspada gelombang tinggi

Bengkulu – Diketahui sebelumnya jika pada rabu pagi (25 Juli 2018) gelombang tinggi pantai berkas sudah sampai ke badan jalan dan hal ini membuat warga sekitar khawatir akan kondisi tersebut. Karna hal tersebut, bapak sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti meminta Satpol PP Provinsi Bengkulu dan BPBD Provinsi Bengkulu untuk stand by di wilayah kota bengkulu. Untuk itu mulai malam td personil Dalmas Satpol PP Provinsi Bengkulu stand by 24 jam penuh di seputaran pantai berkas.

Bahkan malam tadi Sekda Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti dan Kasatpol PP Provinsi Bengkulu Juniwanto terlihat langsung memantau kondisi gelombang tinggi di seputaran pantai berkas dan meminta seluruh personil Satpol PP untuk siaga.